Kolok Nan Tuo — Desa Kolok Nan Tuo turut memeriahkan pelaksanaan SISCA 2026 yang mengangkat tema “Talam Basusun/Balenggek sebagai Adat Manjalang Mintuo di Kenagarian Kolok.”
Kegiatan ini menjadi salah satu momentum penting dalam memperkenalkan, menjaga, dan melestarikan adat serta budaya Minangkabau yang masih hidup dan berkembang di tengah masyarakat. Melalui SISCA 2026, tradisi Talam Basusun/Balenggek kembali ditampilkan sebagai bagian dari adat Manjalang Mintuo yang sarat akan nilai-nilai kebersamaan, penghormatan, kekeluargaan, serta sopan santun dalam kehidupan bermasyarakat.
Keikutsertaan Desa Kolok Nan Tuo dalam kegiatan tersebut mendapat antusiasme dari masyarakat. Berbagai persiapan dilakukan untuk menampilkan tradisi dan budaya secara menarik, sekaligus menunjukkan semangat masyarakat dalam menjaga warisan budaya yang telah diwariskan oleh para leluhur.
Tradisi Talam Basusun/Balenggek tidak hanya memiliki nilai dalam bentuk penyajian hidangan, tetapi juga mencerminkan tata krama dan penghormatan dalam hubungan keluarga, khususnya dalam pelaksanaan adat Manjalang Mintuo. Nilai-nilai tersebut menjadi bagian penting dari identitas budaya masyarakat Kenagarian Kolok yang patut untuk terus dilestarikan.
Pemerintah Desa Kolok Nan Tuo menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya SISCA 2026 serta kepada seluruh masyarakat yang telah ikut berpartisipasi dan memeriahkan kegiatan tersebut.
Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan generasi muda semakin mengenal dan mencintai adat serta budaya daerahnya. Sebab, menjaga tradisi bukan hanya tentang mempertahankan peninggalan masa lalu, tetapi juga memastikan nilai-nilai luhur tersebut tetap hidup dan dapat diwariskan kepada generasi yang akan datang.
“Adat dijunjung, budaya dilestarikan, tradisi diwariskan.”
Semoga semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap adat budaya terus tumbuh di tengah masyarakat Desa Kolok Nan Tuo dan Kenagarian Kolok. 







